Hampir semua Lembaga pemerintah terus berbenah. Tujuannya agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Ketika semuanya sudah serba digital, Lembaga pemerintahan juga tidak ingin ketinggalan. Lihat saja. Pajak bisa dilaporkan secara digital. Kemenag atau Kementerian Agama juga tidak mau kalah. Mereka merilis aplikasi Haji Pintar.

Aplikasi ini dirilis agar semua calon jamaah haji bisa tahu kapan mereka akan berangkat ke tanah suci. Jadi, mereka tidak harus datang terus menerus ke Depag kota setempat untuk menanyakan kapan mereka berangkat haji. Mereka hanya perlu memantau melalui aplikasi Haji Pintar ini.

Aplikasi ini juga sebenarnya sebagai salah satu jawaban atas keresahan yang dirasakan oleh masyarakat. Mereka yang sudah daftar haji reguler harus menunggu belasan tahun. Bahkan ada yang sampai 20 tahun. Padahal, waktu tunggu bisa berubah. Bisa lebih cepat dari jadwal di awal.

Akan sangat repot sekali jika Kemenag harus melakukan pemberitahuan satu per satu ke calon jamaah haji. Makanya, dirilislah aplikasi ini. Selain untuk memudahkan menyampaikan informasi, calon jamaah haji juga bisa memantau kapan keberangkatan haji mereka.

Table of Contents

Tutorial Cara Menggunakan Aplikasi Haji Pintar

Lalu, bagaimana cara menggunakan aplikasi ini? Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda ikuti.

  1. Instal Aplikasi Haji Pintar

Pertama-tama, Anda harus instal aplikasi Haji Pintar ini. Anda bisa cari di PlayStore dan ketik Haji Pintar. Instal aplikasi tersebut.

  1. Cari Menu Estimasi KeberangkatanSetelah proses instalasi selesai, silakan buka aplikasi tersebut. Lalu, cari menu Estimasi Keberangkatan.
  2. Masukkan Nomor Porsi Haji

Di dalam menu Estimasi Keberangkatan, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor porsi haji. Ini adalah nomor yang diberikan kepada Anda ketika Anda daftar haji reguler di Depag kota setempat. Masukkan nomor tersebut.

  1. Klik Submit

Setelah itu, klik Submit. Di sanalah Anda akan mendapatkan informasi perkiraan keberangkatan haji Anda.

Mudah, bukan? Namun, Anda harus tahu ini hanyalah estimasi. Artinya, itu bukan hari pasti kapan Anda berangkat haji.

Kenapa estimasi? Karena banyak faktor yang menentukan keberangkatan haji. Misalnya saja Indonesia ternyata tahun ini mendapatkan kuota dua kali lipat dari kuota haji tahun kemarin. Maka kemungkinan besar daftar tunggu haji akan semakin cepat.

Belum lagi jika ada banyak calon jamaah haji yang meninggal. Maka antrian pun semakin cepat. Atau ada yang tidak jadi haji reguler melainkan mengambil haji plus. Ini juga yang membuat antrian yang panjang menjadi lebih singkat.

Jadi, sekarang Anda sudah paham kan mengapa aplikasi Haji Pintar ini hanya memberikan informasi perkiraan keberangkatan saja?

Cara Lain untuk Cek Keberangkatan Haji

Sebenarnya, ada cara lain untuk cek keberangkatan haji selain menggunakan aplikasi. Jika memory smartphone Anda sudah penuh sehingga tidak memungkinkan lagi untuk instal aplikasi lagi, Anda tidak perlu instal aplikasi Haji Pintar. Cukup gunakan website Kemenag saja.

Caranya, kunjungi situs resmi kemenag di www.haji.kemenag.go.id. Setelah itu, cari menu Basis Data di bagian paling atas. Klik Estimasi Keberangkatan. Seperti ketika Anda menggunakan aplikasi Haji Pintar, di Estimasi Keberangkatan Anda harus memasukkan nomor porsi haji Anda. Setelah itu, klik submit dan Anda akan mendapatkan informasi estimasi kapan Anda berangkat haji.

Sayangnya, website Kemenag ini sering terjadi error. Sering tidak update untuk masalah data base yang satu ini. Untuk itu, agar Anda bisa memantau atau mengecek kapan saja dan di mana saja, sebaiknya gunakan aplikasi Haji Pintar saja.

Alternatif Lain Agar Cepat Naik Haji

Mungkin Anda baru daftar tahun kemarin atau bahkan tahun ini. Jadi, Anda harus mengantri hingga belasan tahun lagi.

Sebenarnya, ada alternatif lain. Anda bisa daftar haji plus. Dengan haji plus ini, Anda tidak perlu menunggu terlalu lama. Rata-rata, waktu tunggu haji plus sekitar 5 tahun. Bahkan, terkadang tidak sampai 5 tahun.

Mau yang lebih cepat? Ada yang disebut dengan Haji Furoda. Ini haji undangan dari Kerajaan Saudi Arabia. Jadi, kuota ini kuota khusus yang diberikan langsung dari Arab Saudi.

Karena kuota khusus, maka sangat terbatas. Biaya haji furoda 2021 2022 pun sangat mahal. Biayanya bisa dua kali lipat dari biaya haji plus. Namun, dengan daftar haji furoda, Anda bisa berangkat haji tanpa harus antri. Selain itu, Anda berangkat lebih awal dan sampai di Tanah Suci. Anda akan tinggal di hotel bintang 5 yang sangat dekat dengan Masjidil Haram. Inilah kelebihan dari Haji Furoda.

 

Categories: Pengetahuan