Penting Digunakan pada Website, Sebenarnya Apa Itu SSL?

Menjadi salah satu komponen penting pada website, maka pemilik website perlu memahami apa itu SSL. SSL (Secure Socket Layer) adalah sistem keamanan yang dipasang pada website untuk mengamankan pertukaran data melalui jaringan internet. Website URL yang memasang sistem keamanan ini akan berubah menjadi HTTPS.

Perubahan protokol HTTP ke HTTPS pada URL website bersertifikat SSL memberikan pengaruh yang besar terhadap visitor. Penambahan huruf S di belakang HTTP memiliki makna Secure yang berarti website tersebut dilengkapi pengaman yang mampu melindungi data. Penggunaan SSL sangat penting, terutama untuk website e-commerce yang digunakan untuk transaksi.

SSL bekerja dengan cara mengamankan komunikasi dua komputer yang terhubung jaringan internet. Sehingga, pertukaran data akan dienkripsi agar tidak ada oknum yang menggunakan data tersebut secara illegal. Sertifikat SSL memiliki dua kombinasi, yaitu public key dan private key. Lalu, apa saja jenis SSL?

Mengenal Apa Itu SSL dan Jenisnya

Pixabay.com

Domain Validated SSL

Setelah memahami apa itu SSL, pemilik website perlu tahu tentang jenis-jenis SSL berdasarkan kebutuhan keamanannya. Jenis SSL yang pertama adalah Domain Validated SSL (DV SSL). Sertifikat SSL level ini hanya perlu kepemilikan domain, sehingga cukup dengan validasi DNS atau e-mail.

Domain Validated SSL direkomendasikan untuk pemilik bisnis berkembang yang membutuhkan keamanan website. Dengan menggunakan sertifikat SSL level ini, maka URL akan menjadi HTTPS dan muncul gembok warna hijau. Sehingga, pengunjung dapat mengetahui bahwa website tersebut aman diakses. Jenis SSL ini cocok untuk website testing atau website internal bisnis.

Organization Validated SSL

Jenis SSL berikutnya adalah Organization Validated SSL (OV SSL)  yang sebenarnya hampir sama dengan Domain Validated SSL. Bedanya, selain bukti kepemilikan, pemilik domain harus menunjukkan bukti legitimasi domain. Penerbit sertifikat akan memastikan bahwa domain terdaftar dengan informasi legal.

Keamanan domain ditandai dengan HTTPS pada URL, serta gembok warna hijau ketika diakses. Sertifikat SSL level ini biasanya diperlukan pada website bisnis besar. Website perusahaan dengan sertifikat SSL ini tampak lebih terpercaya bagi visitor.

Extended Validated SSL

Extended Validated SSL (EV SSL) adalah jenis SSL yang biasa digunakan oleh website e-commerce. Untuk mendapatkan sertifikat keamanan ini, pemilik domain harus melakukan verifikasi kepemilikan domain dengan sejumlah dokumen legal. Kelengkapan ini dibutuhkan karena Extended Validated SSL diperuntukkan bagi pemilik badan usaha terpercaya.

Sertifikat SSL level ini direkomendasikan untuk para pemilik bisnis online. Hal ini dikarenakan Extended Validated SSL memiliki keamanan tingkat tinggi yang mampu melindungi informasi-informasi penting, terutama dalam transaksi. Website dengan sertifikat ini ditandai dengan warna hijau nama bisnis di dekat nama domain pada URL.

Pentingnya Penggunaan SSL

Pixabay.com

Mencegah Pencurian Data

Melakukan interaksi pada website sering memunculkan rasa khawatir atas keamanan data pribadi. Apalagi peretasan website di internet kerap kali dibicarakan. Maka, secara otomatis data pribadi pun rentan bocor. Bagi yang memahami apa itu SSL, pastinya tidak lagi khawatir akan hal ini.

Di era digital ini sudah banyak domain yang menggunakan SSL sebagai sistem keamanan website yang membuat website menjadi lebih aman dan terpercaya untuk berinteraksi. Website dengan sertifikat SSL akan terlindung dari ancaman pencurian data. SSL memiliki kombinasi yang berperan dalam enkripsi data sensitif. Sehingga, tidak sebarang orang bisa membaca data yang diinformasikan.

Meningkatkan Peringkat Website

Pada mesin pencari, website dengan sertifikat SSL biasanya lebih disukai, sebagaimana algoritma Google. Bahkan, Google melarang penggunanya untuk mengakses website yang tidak bersertifikat SSL. Selain meningkatkan reputasi, website dengan sertifikat SSL biasanya memiliki peringkat yang lebih tinggi pada hasil pencarian. Sebenarnya SSL sudah tidak digunakan lagi dan digantikan oleh TLS.

Karena SSL sudah menjadi istilah yang familiar bagi mayoritas orang, istilah tersebut masih digunakan. Meskipun, kini sistem enkripsi yang dipakai adalah TLS. TLS (Transport Layer Security) pengganti SSL berfungsi sebagai protokol standar komunikasi yang aman. Sistem keamanan ini didesain agar komunikasi antara client dan server tidak dapat diketahui oleh orang lain.

SSL atau TSL pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu memberikan keamanan interaksi melalui jaringan internet. Memahami apa itu SSL, maka optimasi website dapat dilakukan dengan lebih baik oleh pemilik web. Saat ini, tersedia pula jasa optimasi website seperti Atlanta SEO Company, sehingga website lebih SEO friendly.

Posted in <a href="https://encompinc.com/category/pengetahuan/" rel="category tag">Pengetahuan</a>Tags: <a href="https://encompinc.com/tag/website/" rel="tag">Website</a>